Kalender Alkitab adalah Kalender Lunisolar karena itu Sabat Alkitab adalah Sabat Lunar dan bukan Sabat Sabtu. Untuk menguduskan hari sabat yang sesuai dengan tuntutan Bapa di Surga kita harus mengetahui kalender Lunisolar.

Untuk menghitung dan menetukan format kalender Lunisolar Alkitab sangatlah mudah, kita hanya perlu memperhatikan bulan dan matahari. Yahuwah menetapkan bulan untuk menentukan jenis-jenis hari dalam satu minggu dan untuk menentukan jumlah hari dalam sebuah bulan, sedangkan matahari ditetapkan Yahuwah untuk menentukan jenis-jenis musim dan menentukan panjangnya sebuah tahun.

Menurut Alkitab ada 3 jenis hari yang berpatokan pada posisi bulan dilangit:

  1. hari kerja yang berlangsung selama 6 hari,
  2. hari Sabat atau hari ke-7 pada setiap minggu dan
  3. hari bulan baru, yaitu hari pertama pada setiap bulan atau tanggal 1

Mengamati bulan juga adalah sangat gampang, kita hanya perlu mengetahui kapan sebuah bulan berada pada fase bulan mati (dalam istilah astronomi disebut konjungsi) sebagai batas akhir sebuah bulan berjalan, fajar pertama setelah bulan mengalami konjungsi itulah “hari bulan baru”.

Menghitung waktu konjungsi dapat dilakukan secara manual untuk mengetahui jatuhnya bulan baru, namun syukur kepada Bapa yang Mahakasih karena pada zaman ini Yahuwah telah menganugerahkan teknologi canggih kepada manusia untuk mengukur dan melihat pergerakan bulan dan matahari dilangit.

Dan karena pergerakan bulan dan matahari mengikuti pola yang teratur dan konstan pada jalurnya maka manusia dapat melakukan perhitungan waktu, baik untuk mengetahui waktu di masa lalu maupun untuk mengetahui waktu di masa datang, bahkan seandainya jika bumi ini masih akan berumur seribu tahun lagi maka kita tetap dapat mengetahui kapan bulan akan mengalami konjungsi pada tahun kapan saja yang anda mau!

Jumlah hari yang diperlukan untuk siklus lengkap bulan tidak sama dengan jumlah hari yang diperlukan untuk siklus lengkap matahari. Satu tahun “matahari” adalah 365,24 hari panjangnya. Sebuah tahun “bulan” adalah 354,37 hari panjangnya. Perbedaan panjang antara tahun matahari dan bulan membutuhkan interkalasi: satu hari ekstra untuk kalender “matahari” dan tambahan satu bulan untuk kalender Lunisolar (kalender Alkitab). Penambahan hari atau bulan ini dilakukan untuk memastikan bulan-bulan jatuh pada musim yang tepat.

Semua jenis kalender yang perna ada dan digunakan pasti akan selalu membutuhkan waktu interklasi.

Kalender matahari moderen yang digunakan oleh  dunia zaman sekarang, yang lebih dikenal dengan nama kalender masehi, adalah kalender yang baru sekitar 60 tahun belakangan ini digunakan oleh seluruh dunia sebagai kalender umum, sebelumnya negara-negara tertentu menggunakan kalender yang berbeda, seperti kalender Cina, kalender Rusia, Kalender Perancis, dll. Kalender Masehi melakukan penambahan hari setiap empat tahun pada bulan Februari menjadi 29 hari yang biasanya hanya terdiri dari 28 hari, tahun di mana penambahan ini dilakukan bernama tahun Kabisat.

Kalender Alkitab adalah kalender bulan yang terikat dengan tahun matahari, jadi setiap dua atau tiga tahun harus diberi tambahan satu bulan (bulan ketiga belas) di akhir tahun yang bersangkutan, hal ini dilakukan agar bulan-bulan berjalan tetap sesuai dengan musim-musim setiap tahun, tahun penambahan bulan ketiga belas ini disebut tahun Embolismik.

Di dunia moderen ini, ilmu astronomi telah menemukan siklus unik yang terjadi setiap 19 tahun. Setiap 19 tahun posisi bulan, dan matahari kembali pada titik semula, hal ini menyebabkan periode-periode perpanjangan musim dapat ditebak, dan tahun-tahun Embolismik terbentuk unik dan konstan dalam siklus 19 tahunan.

Setiap 19 tahun terjadi 7 kali tahun Embolismik dengan pola yang unik; tidak akan perna ada tahun Embolismik yang berturutan dan tidak akan pernah ada lebih dari dua tahun biasa sebelum tahun Embolismik tiba. Ditemukannya siklus 19 tahunan ini membuat orang-orang yang berdomisili pada daerah yang tidak memiliki empat musim dapat menentukan kapan sebuah tahun dimulai dengan akurat.

Kalender Sang Pencipta sungguh suatu kalender yang dirancang dengan hikmat yang luar biasa, distabilkan dengan musim-musim setiap tahun dan dapat senantiasa di cek kebenarannya melalui penampakan bulan setiap malam.

3 thoughts on “Kalender Lunisolar Alkitab”
  1. […] dengan cara melegalkan penggunaan patung dalam peribadatan dan menggeser hari Ibadah Suci. Kalender Lunisolar Alkitab pun disingkirkan dan diganti dengan kalender milik para penyembah berhala yaitu: kalender Masehi, […]

  2. […] Namun semua orang yang rindu untuk menyatakan kesetiaannya kepada Yahuwah akan menyembah Dia pada hari yang telah Dia atur untuk itu. Dan untuk menemukan hari yang tepat untuk menyembah kita harus menggunakan kalender Lunisolar yang telah ditetapkan saat penciptaan. Menggunakan kalender Masehi untuk menentukan kapan hari Sabat Alkitab terjadi adalah sebuah kesalahan besar. Hari Sabat Alkitab hanya bisa ditemukan di dalam Kalender Alkitab, yaitu Kalender Lunisolar! […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *